Tampilkan postingan dengan label Info Sabu Raijua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sabu Raijua. Tampilkan semua postingan
Sejumlah warga Desa Raenyale, Kabupaten Sabu Raijua mendatangi DPRD NTT guna meminta agar pembangunan embung di kawasan persawahan mereka segera dihentikan.
Kedatangan 19 warga Sabu Raijua ini diterima Wakil Ketua DPRD NTT, Nelson Matara, S.Ip di ruang rapat Komisi A DPRD NTT, Senin (30/6/2014).
Kepada Pimpinan DPRD ini, para warga selain menyampaikan tuntutan mereka agar pembangunan embung itu dihentikan, mereka juga menyampaikan adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP).
Mereka mengakui sudah pernah membuat surat penolakan namun tidak digubris. Bahkan meraka sudah pernah mengadukan kepada DPRD setempat namun tidak ada jalan keluar.
Puncaknya, lanjut Ferdinan, pada tanggal 25 Juni lalu, ada ratusan anggota satuan Polisi Pamong Praja mendatangi lahan itu, membawa serta alat berat untuk menggusur lahan itu. Dari situlah penganiayaan yang mengakibatkan 13 warga luka-luka bahkan ada yang patah tulang.
Salah satu perwakilan warga Raenyale, Ferdinan Balamata mengatakan, sebagai pemilik sah atas lahan itu merasa tidak pernah ada ada pelepasan hak atas tanah itu untuk digunakan membangun embung. Bukti kepemilikan atas lahan itu, jelas Ferdinan berupa sertifikat yang ditandatangani Swapraja Sabu pada tanggal 1 Maret 1962.
"Kami datang mau meinta bantuan DPRD NTT untuk membantu kami karena sawah kami, ratusan pohon tuak, kelapa dan pohon lainnya sudah digusur. Pada tanggal 25 juni, saudara-saudara kami dianiaya, disiksa dan bahkan diseret seperti hewan,' jelasnya.
Menanggapi penyampaian itu, Nelson Matara mengatakan lembaga DPRD tidak bisa langsung menghentikan proyek itu tetapi akan menindaklanjuti dengan menyurati Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua agar melakukan pendekatan secara persuasif.
source : http://kupang.tribunnews.com
![]() |
| Ibrahim Medah Menang di Sabu Raijua |
Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI nomor urut 15, Ibrahim Agustinus Medah, menang telak di Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) dengan perolehan suara 18.638 suara.
Perolehan suara ini mengungguli 39 calon lainnya. Di posisi berikutnya calon dengan nomor urut 41 (Wihers Rihi Herewila) sebanyak 6.661 lalu Abraham Paul Liyanto sebanyak 2.354 dan calon dengan nomor urut 2, perolehan suara sebanyak 1.141 suara. Sedangkan perolehan suara calon DPD lainnya hanya berkisar antara 700 ke bawah.
Untuk calon anggota DPR RI, Caleg Partai Nasdem, Jacky Uli membukukan perolehan suara sebanyak 3.778, Caleg Golkar nomor urut 2, sebanyak 3.190, caleg Demokrat nomor urut 2, 9.523, dan caleg Hanura nomor urut 1, Saleh Husin sebanyak 1.173.
Demikian hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara partai politik dan calon anggota DPR, DPD, DPRD tingkat Provinsi NTT di Aula Kantor KPU Provinsi NTT, Selasa (22/4/2014) sore.
Rapat pleno dibuka Ketua KPU NTT, John Depa dihadiri empat komisioner lainnya, Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi, Bawaslu Provinsi NTT, saksi partai politik dan pemangku kepentingan lainnya.
Untuk diketahui, pada pemilu legislatif tahun 2014, di Kabupaten Sarai, pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 38.564. Jumlah ini terdiri dari pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 37.059, pemilih dalam daftar pemilih tetap tambahan 207, daftar pemilih khusus 517 dan daftar pemilih khusus tambahan sebanyak 781 pemilih.
Menurut Ketua KPU NTT, John Depa, pleno hari itu hanya untuk lima kabupaten, yakni Sabu Raijua, Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Sumba Barat dan Sumba Tengah. Kabupaten lainnya baru akan dilakukan pada hari berikutya.
//
Label:
Info Sabu Raijua
,
Pemilu Kada Sabu
,
Pemilukada Sarai
,
Seputar Sabu Raijua
//
0
komentar
//
![]() |
| KM Express Cantika 77 Melayani Warga Sabu Raijua |
Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) mendapat tambahan pelayanan dari satu armada yang akan melayani rute Kupang-Sabu Raijua pulang pergi (PP).
Armada ini adalah Kapal Motor (KM) Express Cantika 77 milik swasta nasional dan sudah melakukan pelayaran perdana pada tanggal 11 April 2014. KM Express Cantika 77 merupakan kapal cepat berkapasitas 400 seat dengan kecepatan bisa mencapai 30 knots. Juga memiliki ruang eksekutif seperti KM Bahari yang saat ini melayani rute Kupang-Rote. Waktu yang ditempuh oleh Kapal cepat "Cantika 77" ini dari pelayaran Sabu-Kupang pada tanggal 15 April 2014 memakan waktu 3 jam 45 menit. Dengan kemudahan ini, diharapkan dapat membantu roda perekonomian yang ada di Kabupaten Sabu Raijua. Untuk harga tiket KM Express Cantika 77 sekitar tiga ratus ribu rupiah (Rp. 300.000,-).
Anggota Komisi V DPR RI, Saleh Husin kepada memberi apresiasi atas kehadiran kapal cepat Cantika 77 ini. Menurutnya, beroperasinya kapal cepat ini akan mempermudah akses masyarakat di Pulau Sabu dan Raijua.
"Masyarakat Pulau Sabu semakin dimudahkan dengan mulai beroperasinya kapal ini. Bagi masyarakat yang akan menuju dan dari pulau Sabu ke Kupang mempunyai alternatif pilihan transportasi yang lebih baik dan berkualitas,".
Selain mempermudah akan memberi alternatif pilihan transportasi, ehadiran kapal cepat ini bisa membantu menggairahkan geliat ekonomi di wilayah Kabupaten Sabu Raijua. Masyarakat setempat diharapkan dapat menjaga dan merawat kapal tersebut agar tetap dapat beroperasi di Pulau Sabu. Dengan kehadiran kapal cepat "Cantika 77", diharapkan pulau Sabu semakin banyak didatangi oleh berbagai orang termasuk wisatawan, maka dengan demikian tentu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari kabupaten Sabu Raijua itu sendiri.
Syalom !!
Mudah - mudahan blog ini bermanfaat untuk anda, dalam menambah wawasan dan pengetahuan seputar Kabupaten Sabu-Raijua (SARAI)
Click Here To Visit The Facebook Page
Click Here To Visit The Facebook Page
SARAI Friend's
Entri Populer
-
KM Express Cantika 77 Melayani Warga Sabu Raijua Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) mendapat tambahan pelayanan dari satu a...
-
PDAM Menia Mubazir SEBA, Keberadaan PDAM Menia Kecamatan Sabu Barat yang kini tidak berfungsi, membuat warga Menia dan sekitarnya kesulita...
-
MENIA (SARAI), - Perjudian yang dilakukan masyarakat di Desa Lederaga Kecamatan Hawu Mehara sudah sangat meresahkan, sehingga perlu perhati...
-
SARAI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua terhitung, Selasa 23 November besok akan membuka pendaftaran formasi bagi CPNSD tahun 2010....
-
MENIA (SARAI) - Keunikan dan daya tarik motif tenun ikat Sabu mengundang perancang mode nasional, Eduard Hutabarat berkunjung ke Sabu raiju...
Page Views


